Museum Angkut: Lokasi, Harga Tiket & Koleksi

Museum Angkut: Lokasi, Harga Tiket & Koleksi

5 (100%) 5 votes

Harga tiket masuk museum angkut Malang – Setiap orang pasti akan jatuh cinta ketika melihat indahnya Kota Batu. Kota dengan julukan Kota Apel, karena di salah satu argo wisata di Kota Batu pengunjung bisa dengan langsung memetik dan memakan langsung buah Apel dari pohonnya. Selain itu Kota Batu juga memiliki banyak wisata alam lainnya seperti; Coban Rondo, Bukit Panderman, Gunung Butak, Selecta dan masih banyak lagi .

Selain wisata alam, Kota Batu juga menawarkan dunia permainan yang patut untuk dikunjungi, yaitu wisata Jatim Park 1 untuk kebun binatang dan Jatim Park 2 untuk wahana permainan.

Jika malam telah tiba, pelancong wisata akan dihibur dengan gemerlapnya Batu Night Square (BNS) dan Alun-alun Kota Batu yang memiliki Bianglala raksasa. Namun, tempat wisata yang menjadi primadona baru Kota Batu adalah Museum Angkut. Museum yang dibuka pada 9 Maret 2014 ini merupakan Museum Angkut pertama di Asia Tenggara.

Lokasi Museum Angkut

Museum Angkut terletak di Jl. Terusan Sultan Agung No 2, Batu—Malang, Jawa Timur. Jika anda menggunakan kendaraan umum atau bus dari arah barat dari arah Jombang satu Kediri, anda tinggal naik bus Puspa Indah dengan jurusan Malang. Karena lokasi museum ini dilewati oleh bus tersebut.

Jika dari arah timur atau Malang kota, anda hanya harus menuju terminal Landungsari dan naik bus jurusan Jombang atau Kediri untuk mencapai lokasi museum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, anda tinggal menuju ke arah Jatim Park 1, karena areanya sangat berdekatan.

Baca juga: Museum Lampung

Harga Tiket Masuk Museum Angkut

Museum Angkut ini buka mulai pukul 12.00 siang hingga pukul 08.00 malam. Harga tiket masuk museum ini bervariasi, berdasarkan informasi terakhir untuk hari Senin sampai Kamis dikenai biaya Rp. 60.000, untuk hari Jum’at hingga Minggu dan tanggal merah lainnya harga tiket masuk menjadi Rp 80.000.

Sedangkan tiket terusan Museum Angut dan D’topeng Kingkom, harga tiket hari Senin sampai Kamis Rp 70.000, dan akhir pekan serta hari libur dikenai biaya Rp 90.000. Sedangkan untuk para pengunjung yang membawa kamera ataupun handycam akan dikenai biaya tambahan senilai Rp 30.000 per item. Harga yang cukup mahal memang, tetapi akan impas dengan apa yang kita lihat di dalam museum nantinya.

Koleksi Museum Angkut

Museum dengan luas area sekitar 3,7 hektar ini memiliki beberapa zona untuk mengelompokan koleksinya dan dilengkapi ornamen serta landmark yang khas di masing-masing zona.

  1. Zona Hall Utama

Merupakan zona pertama yang akan dijumpai setelah melewati pintu masuk museum. Dalam area ini terdapat banyak sekali jenis kendaraan khas dari berbagai negara, mulai dari kereta kencana hingga kendaraan berkekuatan turbo.

Tata letak koleksi ditambah tatanan lampu yang eksotis membuat zona ini terkesan sangat mewah dan elegan. Sangat pas jika menjadi zona pertama atau area pembuka yang akan membuat pengunjung jatuh hati dan semakin penasaran dengan Museum Angkut.

  1. Zona Edukasi atau Pendidikan

Area dengan luas 900 m2 ini memiliki koleksi seri Chrysler Windsor Deluxe yang pernah digunakan oleh Presiden Soekarno di masa dulu.

Selain itu di area ini pengunjung juga dapat melihat beberapa alat transportasi tradisional beserta informasi tentang alat tersebut, sehingga selain jalan-jalan pengunjung juga mendapatkan informasi yang tidak kalah penting.

Dalam area ini juga terdapat miniatur kapal Majapahit, serta miniatur kapal Titanic yang pernah diangkat ke layar kaca dan sangat popular pada tahun 90an

  1. Zona Sunda Kelapa dan Batavia

Di  Zona ini pengunjung akan dibawa kembali ke masa di mana Jakarta masih memiliki nama Batavia. Suasana si pelabuhan saat Belanda Berjaya di masa itu dikemas dengan sangat menarik, hampir menyerupai aslinya, khususnya Menara Syahbandar dengan jenis angkutan juga memberikan gambaran kondisi alat transportasi di masa itu.

Bahkan terdapat replika Pelabuhan Sunda Kelapa dengan miniatur kapal yang dibuat sedemikian mirip membuat area ini menjadi sangat klasik dan sangat jadul, apalagi ditambah replika toko dan warung dengan ejaan Belanda, benar-benar sangat Tempoe Doeloe.

  1. Zona Jepang

Jepang menjadi salah satu Negara dengan perkembangan teknologi terbaik di dunia. Zona ini menyajikan koleksi transportasi dengan merk-merk terkenal mulai Honda, Suzuki, Kawasaki dan masih banyak lagi.

Mulai dari jenis kendaraan roda dua, seperti sepeda ontel, vespa, sampai kendaraan beroda empat. Semua tertata rapi di dalam Museum Angkut ini.

  1. Zona Eropa

Di zona ini pengunjung dapat melihat kendaraan-kendaraan kuno kerajaan Inggris. Katanya di Museum Angkut terdapat kendaraan asli yang pernah digunakan oleh Ratu Elizabeth II dan pengunjung juga bisa berfoto dengan patung Sang Ratu di singgasana.

Selain itu pengunjung juga bisa bermain di area taman replika Bukingham Palace yang megah dan ukuran di Museum Angkut menyerupai ukuran aslinya.

Bukan hanya Inggris, tetapi Jerman, Italia, dan Prancis juga memiliki koleksi kendaraan dengan berbagai merek andalan dari masing-masing negara, pengunjung juga akan dimanjakan dengan replika Tembok Berlin dan Menara Pisa, ditambah minitur nuansa malam Menara Eifel menjadikan tempat ini sangat romantis.

  1. Zona Gangster dan Broadway

Zona ini merupakan zona paling popular di Museum Angkut ini. Di sini pengunjung akan dibawa masuk ke dunia Gangster dan Broadway yang pernah hits pada tahun 70an. Suasana pada zona ini ditata semirip mungkin dengan aslinya, sehingga pengunjung seperti menjadi seorang gangster seperti Al Capone, salah satu gangsterterkenal di zamannya.

  1. Zona Hollywood

Di zona ini pengunjung akan melihat kendaraan yang ada di film Hollywood misalnya, Batmobile maupun Scooby Doo. Salah satu yang menarik dari lokasi ini adalah patung Hulk raksasa berwarna hijau yang terbuat dari onderdil motor dan mobil. Ada juga bugit Hollywood yang sangat terkenal.

  1. Zona Pasar Apung

Setelah puas menikmati koleksi kendaraan dari berbagai dunia di Museum Angkut, pengunjung bisa melanjutkan jala-jalanmu ke Zona Pasar Apung ini.

Zona ini dibuat seperti Pasar Apung di sungai Kalimantan. Hanya dengan Rp 10.000, pengunjung bisa mengekplorasi area ini dengan mengunakan perahu. Pasar Apung ini juga menyajikan makanan tradisional seperti, nasi timbel, gudeg, gado-gado, rujak cingur, sate Madura dan masih banyak lagi. Di zona ini kamu juga bisa membeli oleh-oleh seperti souvenir, lukisan seni dan batik.

  1. Zona D’Topeng Kingdom

Di zona terakhir ini pengunjung akan disuguhi berbagai macam kekayaan warisan nusantara dengan tampilan lebih dari 2.000 koleksi topeng dari seluruh penjuru negeri. Di zona ini pengunjung juga bisa melihat koleksi wayang, Al-Quran kuno yang terbuat dari kulit binatang, keramik dan masih banyak lagi. Semua koleksi tersebut tertata rapi di Museum Angkut ini

Perjalanan yang begitu panjang, namun tidak akan melelahkan karena mata kita selalu disuguhi dengan koleksi yang mengagumkan. Museum Angkut menjadi salah satu tempat berlibur yang patut untuk direkomendasikan kepada saudara, kerabat, dan teman-teman sekalian.

 

1 thought on “Museum Angkut: Lokasi, Harga Tiket & Koleksi”

Leave a Comment